Ketahui 18 Manfaat Sabun Beras untuk Tubuh, Kulit Cerah Bersinar

Sabtu, 20 Desember 2025 oleh journal

Pembersih tubuh yang diformulasikan dari ekstrak biji-bijian serealia, khususnya Oryza sativa, telah lama dimanfaatkan dalam tradisi perawatan kulit di berbagai belahan dunia, terutama Asia.

Produk ini mengandalkan senyawa-senyawa bioaktif yang terkandung dalam air cucian atau bekatulnya, seperti gamma-oryzanol, asam ferulat, inositol, dan berbagai vitamin B, untuk memberikan nutrisi esensial langsung pada lapisan epidermis kulit.

Ketahui 18 Manfaat Sabun Beras untuk Tubuh, Kulit Cerah Bersinar

manfaat sabun beras untuk tubuh

  1. Mencerahkan Kulit Secara Alami

    Salah satu khasiat utama yang paling dikenal dari pembersih berbasis beras adalah kemampuannya untuk mencerahkan kulit.

    Hal ini disebabkan oleh kandungan gamma-oryzanol dan asam fitat, dua senyawa yang terbukti secara ilmiah dapat menghambat aktivitas enzim tirosinase.

    Enzim tirosinase merupakan katalisator utama dalam proses melanogenesis, yaitu produksi pigmen melanin yang memberikan warna pada kulit.

    Dengan menghambat produksi melanin berlebih, penggunaan rutin dapat membantu menyamarkan noda hitam dan meratakan warna kulit, sebuah temuan yang sejalan dengan penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry mengenai potensi depigmentasi ekstrak bekatul beras.

  2. Melembapkan dan Menghidrasi Kulit

    Ekstrak beras mengandung polisakarida alami dan asam hialuronat dalam konsentrasi rendah yang berfungsi sebagai humektan, yaitu zat yang mampu menarik dan mengikat molekul air dari lingkungan sekitar.

    Kemampuan ini membantu menjaga tingkat kelembapan pada stratum korneum, lapisan terluar kulit, sehingga mencegah kondisi kulit kering dan dehidrasi.

    Selain itu, kandungan asam lemak esensial seperti asam linoleat dalam minyak bekatul beras memperkuat fungsi sawar kulit (skin barrier).

    Sawar kulit yang sehat sangat krusial untuk mengurangi kehilangan air transepidermal (Transepidermal Water Loss/TEWL) dan menjaga kulit tetap kenyal.

  3. Mengurangi Peradangan dan Iritasi

    Senyawa fenolik dan triterpenoid yang ditemukan dalam beras memiliki sifat anti-inflamasi yang signifikan. Komponen-komponen ini bekerja dengan cara menekan pelepasan mediator pro-inflamasi seperti sitokin di dalam kulit.

    Oleh karena itu, penggunaan sabun ini sangat bermanfaat bagi individu dengan kondisi kulit sensitif, eksim (dermatitis atopik), atau rosacea.

    Sifatnya yang menenangkan dapat membantu meredakan kemerahan, gatal, dan pembengkakan yang sering menyertai kondisi kulit reaktif tersebut.

  4. Melawan Radikal Bebas (Antioksidan)

    Beras, terutama bagian bekatulnya, kaya akan antioksidan kuat seperti tokotrienol (salah satu bentuk Vitamin E), asam ferulat, dan gamma-oryzanol.

    Antioksidan ini berperan vital dalam menetralisir radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang timbul akibat paparan sinar UV, polusi, dan stres metabolik.

    Stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas merupakan penyebab utama kerusakan seluler, yang termanifestasi sebagai penuaan dini seperti kerutan dan garis halus. Studi yang dipublikasikan oleh A.

    Manosroi dalam jurnal Food Chemistry menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi dari ekstrak bekatul beras.

  5. Eksfoliasi Sel Kulit Mati Secara Lembut

    Kandungan asam fitat (phytic acid) dalam beras berfungsi sebagai Alpha Hydroxy Acid (AHA) alami yang bekerja secara lembut. Senyawa ini membantu meluruhkan ikatan antar sel kulit mati (korneosit) pada permukaan epidermis.

    Proses eksfoliasi yang lembut ini mendorong regenerasi sel kulit baru yang lebih sehat dan cerah di bawahnya.

    Berbeda dengan eksfoliator kimia yang lebih keras, asam fitat menawarkan alternatif yang lebih ringan sehingga cocok untuk penggunaan harian tanpa risiko iritasi berlebih.

  6. Mengontrol Produksi Sebum Berlebih

    Bagi pemilik kulit berminyak atau kombinasi, pati yang terkandung dalam ekstrak beras dapat memberikan manfaat signifikan. Pati memiliki kemampuan absorben alami yang dapat menyerap kelebihan minyak atau sebum dari permukaan kulit tanpa menghilangkan kelembapan alaminya.

    Mekanisme ini membantu mengurangi kilap berlebih pada wajah dan tubuh, serta mencegah penyumbatan pori-pori. Penggunaan teratur dapat membantu menyeimbangkan produksi sebum untuk tampilan kulit yang lebih matte dan sehat.

  7. Membantu Menyamarkan Pori-Pori

    Efek menyamarkan pori-pori merupakan hasil gabungan dari beberapa manfaat lainnya. Pertama, kemampuannya dalam membersihkan kotoran dan sebum secara mendalam akan mencegah pori-pori tersumbat dan meregang.

    Kedua, proses eksfoliasi lembut mengangkat sel kulit mati yang dapat menumpuk di sekitar lubang pori, membuatnya tampak lebih kecil.

    Hasilnya adalah tekstur kulit yang terlihat lebih halus dan rata, karena pori-pori menjadi kurang menonjol secara visual.

  8. Meningkatkan Elastisitas Kulit

    Ekstrak beras mengandung asam amino esensial dan peptida yang merupakan blok bangunan fundamental untuk sintesis kolagen dan elastin. Kolagen bertanggung jawab atas kekencangan kulit, sementara elastin memberikan kelenturan.

    Berbagai studi, termasuk yang dibahas dalam International Journal of Molecular Sciences, menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam beras dapat merangsang fibroblas, sel yang memproduksi kolagen.

    Dengan demikian, penggunaan jangka panjang dapat membantu menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit.

  9. Mengurangi Hiperpigmentasi dan Noda Hitam

    Selain mencerahkan warna kulit secara keseluruhan, kemampuan menghambat enzim tirosinase juga berdampak langsung pada pengurangan hiperpigmentasi pasca-inflamasi (bekas jerawat) dan melasma.

    Asam fitat dan asam ferulat bekerja sinergis untuk memudarkan akumulasi melanin yang terkonsentrasi pada area tertentu. Proses ini terjadi secara bertahap, menghasilkan warna kulit yang lebih homogen dan bebas dari noda-noda gelap yang mengganggu penampilan.

  10. Menenangkan Kulit Akibat Paparan Sinar Matahari

    Sifat anti-inflamasi dari sabun ini sangat efektif untuk menenangkan kulit yang mengalami kemerahan atau sensasi terbakar ringan setelah terpapar sinar matahari.

    Senyawa seperti allantoin yang juga ditemukan dalam beras membantu mempercepat proses pemulihan sel dan meredakan iritasi.

    Penggunaannya setelah beraktivitas di luar ruangan dapat memberikan efek sejuk dan nyaman pada kulit, serta meminimalkan kerusakan lebih lanjut akibat sengatan matahari.

  11. Bersifat Hipoalergenik dan Aman untuk Kulit Sensitif

    Secara umum, formulasi pembersih yang berasal dari bahan alami seperti beras cenderung memiliki risiko alergi yang lebih rendah dibandingkan produk dengan bahan kimia sintetis yang kompleks.

    Komponen utamanya bersifat lembut dan jarang menimbulkan reaksi negatif pada kulit.

    Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi individu dengan riwayat kulit sensitif atau yang rentan terhadap alergi kontak terhadap deterjen keras, pewangi, atau pengawet tertentu.

  12. Memperbaiki Tekstur Kulit yang Kasar

    Kombinasi antara hidrasi yang mendalam dan eksfoliasi yang lembut secara efektif memperbaiki tekstur kulit. Pelembap alami dalam beras menghaluskan area yang kering dan bersisik, sementara pengangkatan sel kulit mati menghilangkan permukaan yang kasar.

    Hasilnya, kulit terasa lebih halus, lembut, dan mulus saat disentuh, terutama pada area yang rentan kasar seperti siku dan lutut.

  13. Mencegah Tanda-Tanda Penuaan Dini

    Perlindungan antioksidan adalah kunci utama dalam strategi anti-penuaan. Dengan menetralisir radikal bebas, senyawa seperti tokotrienol dan asam ferulat melindungi integritas struktural kolagen dan elastin dari degradasi.

    Kerusakan pada kedua protein ini adalah penyebab utama munculnya keriput, garis halus, dan kulit yang kendur.

    Oleh karena itu, manfaat sabun beras untuk tubuh juga mencakup perlindungan proaktif terhadap penuaan dini yang disebabkan oleh faktor lingkungan.

  14. Membersihkan Secara Mendalam Tanpa Membuat Kering

    Air beras secara tradisional mengandung saponin, yaitu glikosida alami yang memiliki kemampuan membentuk busa dan bertindak sebagai agen pembersih. Saponin dapat mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup secara efektif dari pori-pori.

    Namun, tidak seperti surfaktan sintetis seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS), saponin alami membersihkan tanpa mengikis lapisan minyak pelindung alami kulit, sehingga kulit tetap terasa bersih, segar, dan lembap.

  15. Melindungi dan Memperkuat Sawar Kulit (Skin Barrier)

    Minyak bekatul beras (rice bran oil) kaya akan asam lemak tak jenuh, terutama asam oleat dan asam linoleat, yang merupakan komponen integral dari lipid antar sel di stratum korneum.

    Asam lemak ini membantu memperkuat "semen" yang menyatukan sel-sel kulit, menciptakan sawar yang kuat dan fungsional. Sawar kulit yang sehat esensial untuk melindungi tubuh dari patogen eksternal, alergen, dan polutan, serta menjaga keseimbangan hidrasi internal.

  16. Mempercepat Regenerasi dan Pemulihan Sel Kulit

    Kandungan allantoin dan berbagai vitamin B kompleks dalam ekstrak beras memainkan peran penting dalam proses regenerasi sel.

    Allantoin dikenal dapat merangsang proliferasi sel dan mempercepat penyembuhan jaringan yang rusak, seperti pada luka gores ringan atau iritasi.

    Vitamin B, terutama niasin (B3), mendukung metabolisme seluler dan perbaikan DNA, yang krusial untuk menjaga kesehatan dan vitalitas kulit secara keseluruhan.

  17. Membantu Mengatasi Masalah Jerawat

    Manfaat sabun ini untuk kulit berjerawat bersifat multifaktorial. Sifat anti-inflamasinya membantu mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada lesi jerawat aktif. Kemampuannya mengontrol sebum mencegah penyumbatan pori yang menjadi pemicu utama timbulnya komedo dan jerawat.

    Selain itu, sifat pembersihannya yang mendalam namun lembut memastikan pori-pori bebas dari bakteri penyebab jerawat, Propionibacterium acnes.

  18. Menutrisi Kulit dengan Vitamin dan Mineral Esensial

    Beras merupakan sumber nutrisi yang kaya, dan sebagian nutrisi ini dapat diserap oleh kulit secara topikal. Kandungan mineral seperti mangan, selenium, dan magnesium, serta vitamin B kompleks (B1, B3, B6) sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit.

    Mangan berperan dalam produksi kolagen, selenium adalah antioksidan kuat, dan vitamin B mendukung berbagai fungsi seluler yang vital untuk menjaga kulit agar tetap sehat, bercahaya, dan berfungsi optimal.